HARI BELAJAR KAIL: Membuat peralatan rumah dengan memanfaatkan barang bekas

Sering di rumah kita menemukan banyak barang-barang kecil dan printilan yang sudah tidak terpakai. Kalau pun disimpan, kadang kita bingung akan digunakan sebagai apa atau untuk apa. Akhirnya barang-barang tersebut hanya ditampung di wadah tempat sampah. Padahal barang-barang tersebut masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bermanfaat  seperti kemoceng dari tali rapia bekas, cempal dari kain perca, dsb.

Pada tanggal 26 Oktober 2014 pada Hari Belajar Kail mengadakan workshop membuat peralatan rumah dengan memanfaatkan barang bekas . Acara dimulai pukul 10.00-12.00 di Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung dan dipandu oleh Ibu Ella Kamila, salah seorang relawan Kail. Ibu Ella terbiasa membuat keset, cempal (pengangkat panci), serbet, dan lain-lain sendiri menggunakan kain perca. Ia berpikir, sayang sekali kalau kain perca yang ada langsung dibuang ke tempat sampah. Akhirnya dia membuat beberapa karya dan digunakan sendiri di rumah. Untuk itu Ibu Ella ingin berbagi pengalamannya di Hari Belajar Kail.


Hari Belajar Kail ini diikuti oleh beberapa orang peserta dari warga sekitar Rumah Kail dan dari luar daerah Cigarukgak. Dari beberapa contoh produk yang ada, peserta mencoba membuat cempal dan serbet gantung menggunakan kain perca. Ternyata tidak terlalu sulit membuatnya. Cukup memadukan warna kain perca yang akan digunakan, lalu dianyam sesuai dengan bentuk dan keinginan. Antusias peserta cukup senang, karena mereka jadi tahu cara membuat cempal. Setelah membuat cempal, masing-masing peserta bisa membawa hasil karyanya.

Berkarya dengan Benang Wol dan Mendengarkan Dongeng

“Rumah berwarna putih itupun menandakan bagaimana kekuatan gelap telah dikalahkan oleh kebaikan, dan warga diminta bantuan untuk mewarnai setiap jengkal dari sisi rumah putih tersebut.Kalimat inilah yang diungkapkan Teh Kenny Dewi pada pagi hari itu. Selanjutnya Teh Kenny meminta bantuan anak-anak untuk mewarnai rumah-rumahan berwarna putih dengan cat air yang ada di meja di samping rumah-rumahan tersebut.

Kegiatan hari belajar KAIL pada hari Minggu, 26 Oktober 2014 itu memang dimulai dengan hangat oleh Teh Kenny. Teh Kenny menceritakansebuah dongeng yang sungguh menarik. Dongeng itu berisi cerita yang mengajarkan kepada kita bagaimana hidup bergotong-royong, tolongmenolong,  selalu bersabar, serta rajin berbuat baik. Dongeng ini membuka kegiatan Hari Belajar Anak KAIL bulan Oktober itu.



Setelah mendengarkan dongeng dari Teh Kenny, kegiatan HBA ini berlanjut dengan membuat makhluk pompom dari benang wol. Kegiatan membentuk makhluk pompom ini dipandu oleh Kak Deta. Anak-anak diajarkan cara melilitkan benang wol tersebut di jari atau pensil/pulpen yang cukup kuat untuk membentuk pola yang diinginkan.Setelah itu, dengan hati-hati lilitan benang tersebut digunting dan kemudian dipasangi mata sehingga terbentuklah makhluk pompom yang kita inginkan.  Membuat makhluk pompom ini tidak begitu sulit, akan tetapi menuntut ketelitian untuk membentuknya.


Setelah membuat makhluk pompom, anak-anak kemudian belajar cara membuat kerajinan Ojos de Dios. Ojos de Dios (dalam bahasa Spanyol berarti God’s Eye atau Mata Tuhan) adalah sebuah kerajinan yang terbuat dari benang dan kayu, yang bermakna spiritual bagi masyarakat Meksiko.  Ojos de Diosseringkali dibuat dengan menggunakan benang warna-warni. Dua batang ranting kayu (dapat juga menggunakan pensil atau sumpit kayu) disilangkan, lalu diikat kuat menggunakan benang wol. Selanjutnya benang wol warna-warni dililitkan itu pada ranting kayu tersebut dengan pola tertentu sampai seluruh batang kayu terliliti benang wol. Seperti halnya membuat makhluk pompom, membuat kerajinan Ojos de Dios pun tak begitu sulit, tetapi membutuhkan ketelitian dan ketekunan untuk meliliti kayu yang dipasang sebagai pola dasar tadi.


Kegiatan yang diikuti oleh 25 anak-anak pagi itu berlangsung sangat seru. Peserta terdiri dari anak-anak yang sudah rutin mengikuti HBA maupun yang baru pertama kali mengikuti kegiatan HBA. Tidak ketinggalan, orang tua dan pembimbing anak-anak yang hadir pagi itu juga terlihat sangat menikmati bagaimana melilit kayu, menggunting dan menghias karya mereka masing-masing. Kegiatan pun berakhir pukul 12 siang, ditutup dengan makan snack bersama.










Siswa Siswi SMKN 15 Bandung ikut Pelatihan Cara Berpikir Sistem di Rumah KAIL

Pada tanggal 8 Oktober 2014 yang lalu, 17 relawan GSSI dari SMKN 15, Bandung mengikuti pelatihan Cara Berpikir Sistem (CBS) di Rumah KAIL, Kampung Cigarugak, Desa Giri Mekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Pelatihan ini dipandu oleh Tim fasilitator CBS KAIL, yaitu: Deta Ratna Kristanti, Melly Amalia dan Any Sulistyowati dan didukung oleh tim relawan KAIL, yaitu: Alfred dari Buku Untuk Papua dan Agustein Okamita.






Dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan materi tentang Pentingnya Cara Berpikir Sistem dan berbagai metodologi serta tools (alat-alat bantu) yang digunakan dalam Cara Berpikir Sistem, yaitu: Behaviour Over Time Diagram (BOT), Causal Loop Diagram (CLD) dan Leverage Points. Untuk memperkuat pemahaman mereka, para peserta diajak langsung menerapkan tools tersebut untuk menganalisis persoalan di lokasi magang masing-masing.


Dengan suasana yang akrab dan penuh kegembiraan, tetapi tetap serius, tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul lima sore. Setelah sesi berfoto bersama, para relawan GSSI pun akhirnya meninggalkan Rumah KAIL. Sampai bertemu lagi pada lain kesempatan!

[INFO KEGIATAN] Hari Belajar KAIL: Membuat peralatan rumah dengan memanfaatkan barang bekas

Banyak sisa kain perca dan barang bekas yang tidak terpakai? Yuuk, kita manfaatkan menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti kemoceng dari tali rapia bekas, cempal dari kain perca, dsb.

Ikuti HARI BELAJAR KAIL :
Hari, Tanggal : Minggu, 26 Oktober 2014
Pukul : 10.00-12.00
Lokasi : Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung (Daerah Cijambe, Ujung Berung). Peta lokasi : http://bit.ly/1oiT6PB
Kontribusi : Rp 10.000 *untuk membeli alat, bahan & snack sehat

Informasi & pendaftaran:
HP. 0821 2725 3087,0857 9490 4686
kail.pelatihan@gmail.com
FB: Kuncup Padang Ilalang I @kail_bandung

[INFO KEGIATAN] Hari Belajar Anak KAIL: Berkarya dengan Benang Wol (Ojos de Dios, Makhluk Pom-pom) dan Dongeng bersama Kenny Dewi Sidkar


Yuuuk bergabung di HARI BELAJAR ANAK :
Berkarya dengan Benang Wol (Ojos de Dios, Makhluk Pom-pom) dan Dongeng bersama Kenny Dewi Sidkar

Hari, Tanggal : Minggu, 26 Oktober 2014
Pukul : 10.00-12.00
Lokasi : Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung (Daerah Cijambe, Ujung Berung). Peta lokasi :http://bit.ly/1oiT6PB
Kontribusi : Rp 5.000
*disediakan snack sehat untuk anak-anak
Informasi & pendaftaran:
Melly Amalia
HP. 0821 2725 3087,0857 9490 4686
kail.pelatihan@gmail.com
FB: Kuncup Padang Ilalang I @kail_bandung, www.kail-bandung.blogspot.com