Organisasi nirlaba untuk peningkatan kapasitas individu & organisasi untuk proses perubahan sosial.
Menggali Potensi untuk Pengembangan Komunitas
Pada tanggal 12 Juli 2014 yang lalu, KAIL mengisi acara di BINED (Bincang Edukasi). Acara ini dipandu oleh Any Sulistyowati sebagai fasilitator. Kegiatan ini berlangsung di Simpul Space BCCF di Jalan Purnawarman, Bandung. Pada kesempatan tersebut sekitar 40 peserta dari berbagai komunitas seputar Bandung hadir dan aktif terlibat dalam kegiatan ini. Mereka berbagi cerita tentang kegiatan-kegiatan mereka dan harapan-harapan mereka akan pengembangan jaringan di Bandung. Para peserta sangat aktif berpartisipasi, baik di dalam diskusi kelompok, maupun dalam sesi-sesi pleno. Senang sekali melihat antusiasme dari peserta. Tiga jam pun berlangsung dengan cepat. Mudah-mudahan acara ini bermanfaat untuk pengembangan Bandung yang lebih baik.
Syukuran Ulang Tahun KAIL
Pada tanggal 6 Juli yang lalu, KAIL merayakan ulang tahunnya yang ke 12. Perayaan ulang tahun ini dimulai dengan acara untuk anak-anak, bazaar dan pameran, serta buka puasa bersama. Membuka buka puasa bersama itu, Pak Iwa ketua RT memberikan sambutan untuk KAIL dan perkembangan warga Cigarugak ke depan. Seusai sambutan, Any Sulistyowati memberikan presentasi mengenai KAIL dan Rumah KAIL. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Buka puasa dimulai dengan doa, pembagian takjil buatan Teh Ross dan Bu Entis dan makan nasi kuning buatan Ibu Amang. Mudah-mudahan dengan bertambahnya usia KAIL, makin banyak karya yang bisa diwujudkan lewat kegiatan-kegiatan bersama.
Bazaar @ Rumah KAIL
Pada tanggal 6 Juli 2014 KAIL menyelenggarakan bazaar di Rumah KAIL. Barang-barang yang dijual di dalam bazaar tersebut adalah sumbangan para anggota, donatur dan relawan KAIL. Barang-barang dijual mulai dari Rp. 1000,- sampai dengan Rp. 10.000,-. Barang antik dan bagus juga tersedia dan dileleng dalam jumlah terbatas mulai dari harga Rp. 20.000,-
Bazaar tersebut berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Warga sudah berkumpul sejak pukul 14.30 WIB. Mereka antusias sekali melihat-lihat barang-barang yang hendak dijual. Dalam bazaar ini setiap pengunjung perlu mendapatkan kupon voucher? Kupon dapat diperoleh di meja registrasi. Tersedia dua pilihan kupon yang itu biru bernilai seribu rupiah dan kupon kuning senilai lima ribu rupiah.
Anak-anak dan orang dewasa di sekitar Kampung Cigarugak turut meramaikan acara bazaar ini, baik sebagai relawan penjaga stand maupun sebagai pembeli. Jumlah pembeli kupon yang tercatat adalah 200 pembeli. Sampai sore hari saat bazaar ditutup uang yang terkumpul dari penjualan adalah sebesar Rp. 1.025.000,- Uang ini akan digunakan sebagai uang kas untuk kegiatan-kegiatan di Rumah KAIL untuk warga Cigarugak.
Kegiatan bazaar ini adalah salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan ulang tahun KAIL yang ke-12. Setelah bazaar berakhir, para pengunjung diundang untuk mencicipi hidangan takjil untuk berbuka puasa dan makan nasi kuning bersama. Terima kasih untuk semua yang telah terlibat dan menyumbang. Selamat ulang tahun, KAIL!
Bazaar tersebut berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Warga sudah berkumpul sejak pukul 14.30 WIB. Mereka antusias sekali melihat-lihat barang-barang yang hendak dijual. Dalam bazaar ini setiap pengunjung perlu mendapatkan kupon voucher? Kupon dapat diperoleh di meja registrasi. Tersedia dua pilihan kupon yang itu biru bernilai seribu rupiah dan kupon kuning senilai lima ribu rupiah.
Anak-anak dan orang dewasa di sekitar Kampung Cigarugak turut meramaikan acara bazaar ini, baik sebagai relawan penjaga stand maupun sebagai pembeli. Jumlah pembeli kupon yang tercatat adalah 200 pembeli. Sampai sore hari saat bazaar ditutup uang yang terkumpul dari penjualan adalah sebesar Rp. 1.025.000,- Uang ini akan digunakan sebagai uang kas untuk kegiatan-kegiatan di Rumah KAIL untuk warga Cigarugak.
Kegiatan bazaar ini adalah salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan ulang tahun KAIL yang ke-12. Setelah bazaar berakhir, para pengunjung diundang untuk mencicipi hidangan takjil untuk berbuka puasa dan makan nasi kuning bersama. Terima kasih untuk semua yang telah terlibat dan menyumbang. Selamat ulang tahun, KAIL!
Hari Belajar Anak di Hari Ulang Tahun KAIL
Di peringatan Ulang Tahun Kail yang ke12, diselenggarakan hari belajar anak, tepatnya pada tanggal 6 Juli 2014 jam 13.00-15.00 WIB. Jatuh sebelum waktu dimulai, anak-anak telah berkumpul di Rumah KAIL. Mereka menanti kegiatan hari belajar anak. Kurang lebih 50 anak mengikuti kegiatan tersebut. Acara dipandu oleh Kakak Deta yang membawakan permainan pembukaan, Bunda Novi yang mendongeng untuk anak-anak dan mengajak anak-anak menggambar bersama. Semangat sekali anak-anak menggambar. Karya mereka kemudian dipajang di dinding lantai bawah Rumah Kail. Setelah selesai mengikuti hari belajar anak, anak-anak berkunjung ke basaar.
HARI BELAJAR ANAK KAIL: Gelang Cina
Pada tanggal 22 Juni 2014 hari minggu lalu Rumah KAIL kembali diramaikan oleh kegiatan Hari Belajar Anak. Ada yang istimewa dari agenda rutin KAIL tersebut, yaitu kedatangan tiga orang kawan dari Garage Sale Sekolah Ibu (GSSI). Mereka adalah Aghni sebagai pendiri GSSI, ditemani oleh Dyah dan Dhyta yang berbagi cara membuat gelang tali bersama anak-anak sekitar Kampung Cigarukgak. Acara tersebut berlangsung di siang hari.
Anak-anak di sekitar Cigarugak selalu antusias mengikuti acara Hari Belajar Anak. Tidak kurang dari 15 orang anak datang bersama-sama ke Rumah KAIL yang selalu disambut hangat oleh staf KAIL. Rangkaian acara dimulai dengan perkenalan nama masing-masing dan permainan mengasah keterampilan dan kekompakan peserta. Kemudian anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok lebih kecil, tujuannya agar anak yang lebih besar bisa membantu anak yang lebih kecil. Di sini mereka diasah kemampuan kerjasama dan saling menghargai. Kak Aghni dan Kak Dhyta dari GSSI menunjukan cara membuat gelang dari tali Cina di depan ruangan kemudian adik-adik peserta mengikutinya. Caranya cukup mudah dan tidak memerlukan alat, hanya membuat simpul-simpul menggunakan tangan kita sendiri. Baik peserta maupun kakak-kakak mentornya terlihat senang sekali ketika gelangnya telah jadi dan dikenakan semua.
Setelah itu Kak Dhyta mengajak adik-adik peserta menonton video tentang seorang anak dari Cina yang mempunyai kekurangan fisik yaitu tidak mempunyai kaki tetapi berhasil mewujudkan mimpinya menjadi atlet renang. Semua anak terkesima menonton video tersebut dan terdengar celoteh-celoteh polos khas mereka. Kak Dhyta menjelaskan dengan luwes dan sangat sabar agar adik-adik peserta mengerti makna dari video yang ditayangkan. “Kita harus percaya mimpi dan berusaha sekuat mungkin dan tidak mengeluh untuk meraih cita-cita”, kira-kira seperti itu yang disampaikan Kakak berkerudung pink bertutur kata halus tersebut. Setelah itu semua anak diajak untuk menggambar cita-cita atau profesi yang diinginkan di masa depan. Ada yang menggambar polisi, dokter, guru dan pilot.
Di akhir acara, kakak-kakak dari GSSI membagikan hadiah menarik bagi mereka yang mau bercerita tentang cita-citanya di depan. Tidak lupa tentunya acara ditutup dengan berfoto bersama.
Langganan:
Postingan (Atom)








