Pelatihan Cara Berpikir Sistem 2002-2007



Sejak dibentuk pada tahun 2002, Cara Berpikir Sistem telah menjadi salah satu pelatihan inti yang diberikan oleh KAIL. Sejauh ini telah banyak LSM dan aktivis mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam pelatihan Cara Berpikir Sistem. Pelatihan ini dapat diberikan secara terpisah melalui program pelatihan regular KAIL, atau digabung dengan program lain tergantung kebutuhan peserta.

Beberapa organisasi yang telah menerima pelatihan Cara Berpikir Sistem adalah :
  • Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) ITB, Bandung, Februari 2003
  • Kelompok Studi Bima Sakti 1, Bandung, Juni 2002,2003, 2004
  • Gladi Kemasyarakatan, Bandung, Agustus 2002.
  • Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) ITB, Bandung, 30-31 Agustus 2003
  • LEAD Indonesia, Jakarta, November 2003
  • SITAS Desa, Blitar, 11-16 April 2005
  • Urban Poor Consortium, Cibodas, 14-16 Oktober 2005
  • Urban Poor Linkage, Prigen, 21-26 Februari 2006
  • Jaringan LSM yang berurusan dengan HIV, Jakarta 15-17 Januari 2007
  • PMKRI, Bandung, 23-25 Februari 2007
  • LKHH, Bandung, 28-29 Maret 2007
KAIL mengadakan workshop Cara Berpikir Sistem secara rutin sejak 2003. Sampai dengan 2007, 8 pelatihan cara berpikir sistem telah diadakan. Sejak 2008, kebanyakan pelatihan cara berpikir sistem dijalankan KAIL dengan mendasarkan pada kebutuhan peserta dan menjadi bagian dari program yang lebih besar.

Belajar Cara Berpikir Sistem dari Change Agent Jepang

Riichiro Oda dari Change Agent of Japanmemfasilitasi workshop 2 hari untuk Aplikasi Cara Berpikir Sistem untuk Perencanaan. Topik utama dari workshop ini adalah : Pola Dasar Sistem dan Mengkomunikasikan  Kompleksitas Sistem. Workshop ini adalah workshop ketiga yang difasilitasi oleh Riichiro Oda. Dua workshop sebelumnya adalah : Pengantar kepada Cara Berpikir Sistem (April 2008), Penggunaan Cara Berpikir Sistem dan Teori Difusi Inovasi untuk Strategi Penyebaran Biodigester (April 2009).


Sebagaimana workshop yang sudah terselenggara, workshop kali juga diikuti oleh staf KAILdan YPBB, terutama mereka yang menggunakan cara berpikir sistem dalam pekerjaan mereka. YPBB dan KAIL memiliki sejarah panjang kerja kolaboratif dalam menggunakan cara berpikir sistem untuk perencanaan. Dua kegiatan utama yang telah dilakukan adalah: proyek biodigester di Lembang (sejak 2008) dan proyek pembangunan berkelanjutan di Papua (sejak 2009).

Riichiro Oda dan Junko Edahiro telah berkomitmen untuk datang ke Indonesia setiap tahun sebagai upaya mereka untuk kerja sukarela dalam pengimbangan karbon. Di samping tujuan pembelajarang pribadi mereka, mereka berharap kunjungan mereka ke Indonesiabisa berkontribusi kepada mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di negera ini.