[INFO KEGIATAN] Mari Berdonasi untuk Bazar Ultah KAIL ke-15


Mari Berdonasi!

Dalam rangka HUT KAIL ke-15 dan HUT RI ke-72, KAIL kembali mengadakan Bazaar murah yang menjual kebutuhan anak-anak untuk warga Kp. Cigarugak, Desa Girimekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung.

KAIL mengajak kawan-kawan untuk mendonasikan barang (diutamakan bekas) untuk berbagai kebutuhan anak. Donasi dapat berupa: buku bacaan (non-pelajaran), majalah, mainan, perlengkapan sekolah, alat gambar/warna, alat olahraga, perlengkapan kebersihan, peralatan makan dan minum, pakaian dan aksesoris anak, serta alat musik.

Batas akhir pengumpulan donasi:
Minggu, 20 Agustus 2017

Donasi dapat dikumpulkan di beberapa titik pengumpulan, antara lain:
  1. Rumah KAIL: Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar,  Kec. Cilengkrang,  Kab. Bandung (daerah Bandung Timur)
  2. Simpul Library Pustakalana: Jalan Taman Cibeunying Selatan No. 5
  3. Perpustakaan Elmuloka
  4. SD Gagas Ceria,  Jalan Malabar 61
  5. Rumah Navita K.: Jalan Imperial II no 2, kompleks Dago Asri, Bandung 40135
  6. Rumah Deta: Jalan Rereng Suliga No. 1, Sukaluyu, Bandung 40123

Narahubung:
Deta 0813 211 93234 (WA/SMS)

* Barang yang didonasikan harus layak pakai.
** Penggunaan barang bekas untuk memperpanjang umur pakai barang.
** Hasil penjualan di Bazaar akan digunakan untuk mendukung kegiatan anak di Kampung Cigarugak.

Mohon dukungan kawan-kawan untuk menyebarkan informasi ini.
Terima kasih.


***



[LIPUTAN] Hari Belajar Kail: Mencapai Kehidupan Holistik melalui Pola Hidup Sehat Alami

oleh Rilis Eka Perkasa



Cerahnya cuaca menghiasi suasana pagi akhir pekan itu. Matahari pagi seolah menyemarakkan jalannya Hari Belajar KAIL (HBK) pada Sabtu, 29 Juni 2017. HBK yang mengambil tajuk “Pola Hidup Sehat Alami – Hidup Sehat dan Penyembuhan Diri Berdasarkan Ilmu Medis” ini dihadiri oleh 7 orang peserta dari berbagai latar belakang. Enam peserta ini nantinya akan mengikuti presentasi tentang pola hidup sehat dan workshoppraktik olah napas yang dibawakan oleh dr. Rini Damayanti, DCN. Dengan keahliannya sebagai praktisi olah napas dan olah gerak Bio Energy Power (BEP), Ibu Rini meningkatkan wawasan peserta mengenai pengaturan pola hidup selama 3 jam ke depan dengan dipandu oleh relawan moderator Okie Fauzi Rachman.


Kesehatan mungkin memang bukan segalanya sehingga banyak orang yang tidak benar-benar merasakan kehadirannya. Demikian pendapat dr. Rini saat membuka pemaparannya. Namun Beliau menekankan bahwa tanpa kesehatan segala hal menjadi tiada artinya. Beruntunglah manusia, karena manusia memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Secara alami, tubuh manusia dapat menyembuhkan penyakit yang dideritanya apabila ditunjang dengan pola hidup yang tepat, mulai dari berpola pikir positif, mengkonsumsi makanan yang baik dan benar, berolahraga secara rutin, hingga memastikan tubuh menerima sinar matahari dan udara segar.

Sesekali, pemaparan diselingi oleh diskusi dengan para peserta. Diskusi paling seru berlangsung saat membicarakan masalah makanan yang baik. Berbagai persoalan dalam pengolahan makanan dibahas, mulai dari rasio yang tepat antara sayuran dalam makanan sehari-hari, buruknya memasak ulang atau memanasi makanan, hingga bahwa sebenarnya labu tidak perlu dikupas untuk dikonsumsi. Semua dilakukan untuk memaksimalkan kandungan gizi dan serat dari makanan yang disantap sehari-hari. Pola istirahat juga harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan tubuh. Menurut Ibu Rini, hati manusia bekerja maksimal di malam hari, kira-kira antara pukul 11 hingga 1 malam. Oleh karenanya, sebaiknya di saat-saat itu seseorang tidur agar hatinya dapat bekerja dengan baik.

Menginjak pembahasan mengenai pernapasan, dr. Rini mengajak peserta untuk memahami metode yang tepat untuk melatih pernapasan. Beliau menganjurkan untuk menggunakan hidung untuk menarik napas dan menggunakan mulut untuk membuangnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan organ-organ pernapasan dan meningkatkan kualitas udara yang dihirup. Selanjutnya, Ibu Rini mengajarkan gerakan-gerakan untuk melatih pernapasan. Menariknya, latihan pernapasan ala BEP tidak melulu memperhatikan unsur fisiologis dalam pernapasan. Unsur chi atau energi tubuh, yang disentuh secara mendalam pada pengobatan alternatif Asia Timur, juga turut dijadikan perhitungan. Oleh karenanya, gerakan-gerakan yang dilakukan juga ditujukan untuk mengoptimalkan peredaran chi dalam tubuh. Jadilah gerakan latihan pola pernapasan ini layaknya gerakan-gerakan dalam seni bela diri Tai Chi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan workshop olah napas. Para peserta diajak duduk melingkar dengan nyaman di atas kursi. Pertama-tama, para peserta mempraktikkan metode bernapas yang baik. Sembari berkelakar, dr. Rini menyampaikan, “Tidak perlu kuatir muka jadi jelek waktu latihan olah napas.” Memang, ketika menarik napas dalam-dalam dengan metode yang benar wajah terlihat seolah-olah seperti sedang manyun atau cemberut. Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan mempraktikkan gerakan dasar yang sebelumnya sudah dicontohkan dan memadukannya dengan gerakan-gerakan lain sehingga didapat tiga jenis pola gerak. Untuk melatih pernapasan, ketiga pola gerak tadi dilakukan sebanyak lima set. Untuk menutup latihan pernapasan, dilakukanlah gerakan penutup. Di akhir sesi workshop, dr. Rini menyebutkan bahwa sebaiknya latihan ini dilakukan secara rutin sebanyak 10-20 set tiap harinya untuk menjaga kesehatan tubuh.


Mentari yang terus bersinar cerah hari itu menggambarkan keceriaan HBK yang berlangsung hingga lewat tengah hari. Setelah acara ditutup, para peserta bersama Ibu Rini berfoto bersama di taman belakang Rumah KAIL. Di akhir acara, menepati nasihat Ibu Rini mengenai makanan, para peserta bersantap siang bersama dengan sajian nasi karedok, buah-buahan, dan jamu tradisional. Secara keseluruhan, acara berlangsung ceria dan cair dengan banyak selingan tawa dan canda. Dr. Rini yang cukup senior rupanya mampu membawa acara dengan ringan dan santai di depan peserta.

Hidup sehat rupanya cukup mudah diperoleh dengan konsisten menerapkan pola hidup sehari-hari yang positif. Melalui dr. Rini, para peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengaturan makanan hingga pelatihan bernapas untuk mengaktifkan kemampuan tubuh menyembuhkan dirinya sendiri. Latihan olah napas ini pun dapat dilakukan dengan sangat mudah. Format gerakan berseri pun memudahkan kita untuk melakukan olah napas dalam sesi-sesi pendek sepanjang hari di sela-sela kesibukan.

Pada akhirnya, sesuai dengan harapan yang disampaikan oleh para peserta di awal acara, pengetahuan yang diperoleh selama seminar dan workshop diharapkan dapat diterapkan secara konsisten untuk dapat menjaga kesehatan tubuh secara holistik.

[INFO KEGIATAN] Hari Belajar Kail 29 Juli 2017 - Pola Hidup Sehat Alami


Mengajak rekan-rekan yang ingin mengulik dan mengetahui tentang pola hidup sehat, mari bertemu kembali di Hari Belajar KAIL:

Pola Hidup Sehat Alami
'Hidup Sehat dan Penyembuhan Alami Berdasarkan Ilmu Medis'

bersama
dr. Rini Damayanti, DCN
(Praktisi Natural Healing)

Dokter Rini telah berpraktik di RS Dustira Cimahi selama 20 tahun hingga 2002, setelah menimba ilmu di FK Unpad dan Community Nutrition di SEAMEO-UI Jakarta. Beliau juga pernah menjadi konsultan kesehatan pertanian organik Yayasan TIDUSANY. Kini dr. Rini aktif sebagai pelatih olah nafas dan gerak BEP Indonesia.

Mari bergabung bersama pada tanggal:

Sabtu, 29 Juli 2017
Pukul 09:00-12:00

di Rumah KAIL
Kp. Cigarugak, Desa Girimekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung
(Masuk dari Jl. Cijambe. bit.ly/rumahkail)

Kontribusi peserta:
Rp 25.000
(Termasuk snack sehat dan praktik olah nafas)

Pendaftaran:
0813-9429-0336
(SMS, Whatsapp)
Paling lambat Kamis, 27 Juli 2017

[UNDANGAN] Mari Berkontribusi di Pro:aktif Online!



Di pertengahan tahun 2017 ini, ada beberapa ruang untuk berkontribusi bagi rekan-rekan aktivis di Majalah Pro:aktif Online

1. Undangan Menulis Artikel: Edisi 17/Agustus 2017"Berjejaring dalam Keberagaman di Negara Kesatuan Republik Indonesia" 





Beragam tantangan dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam mempertahankan kesepakatan untuk tetap bersatu. Beragam upaya pun telah dilakukan. Keragaman upaya ini tidak lepas dari pengaruh keragaman latar belakang budaya, agama, pendidikan, suku, profesi, aliran politik dan kondisi alam. Memasuki usianya yang ke-72 tahun di Agustus mendatang, tantangan keberagaman di dalam negara kesatuan Republik Indonesia itu masih terlihat nyata. Meskipun banyak upaya telah dilakukan untuk memanfaatkan keragaman sebagai kekuatan bangsa, tetap saja masih ada segelintir pihak yang memanfaatkan isu ini untuk memecah belah bangsa demi memenangkan kepentingan pribadi atau kelompok. 


Bagaimana pendapat para aktivis mengenai hal ini? Apakah ini merupakan sebuah persoalan penting? Jika ya, bagaimana usulan cara untuk menyelesaikannya? Melalui edisi kali ini, Pro:aktif Online akan mengangkat tema "Berjejaring dalam Keberagaman di Negara Kesatuan Republik Indonesia".
Kami mengundang teman-teman aktivis untuk menyumbangkan tulisannya. Tulisan dari kawan-kawan akan menjadi sumbangsih kita bersama dalam mendukung Bhinneka Tunggal Ika di dalam negara kita tercinta. 

Terms of Reference selengkapnya dapat diunduh di: bit.ly/Pro_1717

Untuk informasi dan pendaftaran lebih lanjut, silakan kontak:
Vita di 0811-220-9896 (SMS/WA)
e: kail.navitaastuti@gmail.com
e: proaktif.online@gmail.com


2. Rekrutmen Relawan Tata Letak dan Konten VisualPro:aktif Online Edisi 2012-2016


Dalam rangka mendorong tercapainya perkembangan masyarakat transformatif melalui materi-materi penerbitan majalah Pro:aktif dari dahulu hingga kini, KAIL merencanakan penerbitan ulang Pro:aktif Online dalam bentuk zine. Istilah zine sendiri merupakan kependekan dari magazine (majalah) yang khususnya terkait publikasi bersifat antara lain nonkomersial, swakarya, dan onlineyang membahas isu-isu alternatif (disarikan dari Merriam-Webster Dictionary). Dalam perjalanannya, sudah terdapat dua edisi zine Pro:aktif yang diterbitkan yakni Edisi Desember 2016 dan Edisi April 2017. Kedua terbitan tersebut dapat ditilik di link berikut.

Rekrutmen Relawan Tata Letak dan Ilustrasi Pro:aktif Online kali ini membuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki pengalaman dan kemampuan menata letak serta membuat karya ilustrasi untuk menjadi Relawan Pro:aktif Online. Terdapat total 16 edisi yang telah diterbitkan dengan berbagai tema yang didukung oleh tulisan dari beragam aktivis yang akan ditata letak ulang dalam kesempatan ini. Dari 16 edisi tersebut, 14 edisi akan ditata letak oleh para relawan dalam kesempatan ini.

Form Pendaftaran: bit.ly/TataLetakProaktif


Informasi lebih lanjut mohon hubungi:

Fransiska M. Damarratri (Siska)
T: 0813-9429-0336 (SMS, Whatsapp)



[LIPUTAN] Hari Belajar Anak 18 Juni 2017 - Ngabuburit di Rumah KAIL

Berikut liputan dari Hari Belajar Anak Ngabuburit di Rumah KAIL bersama adik-adik dari Kp. Cigarugak (Minggu, 18/06). Kegiatan kali ini diikuti oleh 18 orang anak. Pertama-tama kegiatan dimulai bersama Kak Debby dengan tepuk konsentrasi, sambil setiap adik bergantian menyebutkan nama-nama buah, hewan, dan kota.




Kali ini sambil Ngabuburit, adik-adik pun diajak memetakan kampung bersama-sama. Sebelumnya, adik-adik membayangkan lingkungan yang ideal alias yang bagus menurut adik adik Cigarugak. "Ada apa saja ya di Cigarugak impian?" Jawaban pertama: ada bunga. Jawaban 2&3: Pohon dan rumput. Baru menyusul ada perumahan, MCK, dan lain-lainnya.




Setelah itu, adik-adik beserta kakak-kakak pendamping melihat lingkungan sekitar... Memetakan kampung Cigarugak dengan menjelajah sambil melengkapi peta dengan simbol-simbol baru! 



 




Kelompok 1, 2, dan 3 pun menceritakan hasil peta yang sudah dilengkapi bersama.


 


Di sesi terakhir, adik-adik berbuka bersama dengan menu takjil martabak yang sudah disepakati di HBA bulan lalu. Kegiatan Ngabuburit lalu dipungkasi dengan sholat berjamaah yang diimami oleh Kakak Sena.







Terima kasih untuk semua adik-adik Cigarugak, kakak pendamping Rabu Pon, Ibu RT dan 2 ibu orangtua adik, serta kakak Relawan Kak Rara dan Kak Sena yang telah berkontribusi di kegiatan Hari Belajar Anak Kail.

Oh iya, tadi juga ada oleh-oleh susu dari "Peternakan Sapi kak Rara!" Terima kasih kak Rara..


Sampai jumpa di Hari Belajar Anak KAIL bulan depan, ya!