[INFO KEGIATAN] Hari Belajar Anak: Kisah Sendal Rumah Mak Isah


Ada apa dengan Sendal rumah Mak Isah???

Yuk ikut menelusurinya di Hari Belajar Anak KAIL, yang akan diadakan:

Hari/tanggal: Minggu, 24 Juli 2016 
Waktu: Pukul 9.00-12.00WIB 
Tempat: Rumah KAIL, Kampung Cigarugak, Desa Giri Mekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. 
Peta lokasi: http://bit.ly/rumahkail 

Kontribusi: Rp20.000,-/anak (Sudah termasuk snack sehat)

Informasi dan pendaftaran: Debby 081224261972

Ditunggu kedatangannya di Rumah KAIL...!!

Bunga-bunga kertas di Kebun KAIL

Oleh: Any Sulistyowati 


Tahun lalu, ketika mengantar anak saya mengikuti kegiatan Membatik for Peace, saya berjalanj-jalan di sekitar lokasi kegiatan tersebut. Di pinggir jalan, tumbuhlah bunga kertas aneka warna. Indah sekali. Bunga kertas yang mengering penuh dengan biji yang bisa ditanam lagi.

Nah biji-biji itu kemudian disebar di kebun KAIL. Mula-mula di bed belakang. Tetapi berhubung bed belakang kurang mendapat sinar matahari, maka tunas-tunas pohon bunga kertas tidak tumbuh maksimal alias kerdil-kerdil. Akhirnya, beberapa tunas dipindahkan ke bed depan yang lebih banyak mendapatkan sinar matahari. Tumbuhlah beberapa pohon bunga kertas.


Sekarang pohon-pohon itu mula berbunga. Ada yang putih dan ada yang merah. Ada yang mahkotanya sebaris, ada yang mahkotanya susun bertumpuk-tumpuk. Bagus sekali mewarnai bed depan. Sebentar lagi, bunga-bunga itu akan mengering. Bijinya tentu bisa ditanam lagi dan menghasilkan lebih banyak lagi bunga-bunga kertas di Kebun KAIL.


Panen Kopi dari Kebun KAIL

Oleh: Any Sulistyowati

Di kebun KAIL ada beberapa pohon kopi. Dua di antaranya mulai berbuah dan buahnya mulai masak. Hari ini, 9 Juli 2016, kami memanen kopi-kopi yang sudah masak. Lumayan dapat satu piring. Kopi-kopi ini rencananya dijemur, kemudian disangrai dan ditumbuk dan kemudian diseduh menjadi minuman kopi.

Pohon-pohon kopi tersebut ditanam tiga tahun yang lalu, saat Rumah KAIL masih dibangun. Bibitnya disumbangkan oleh Pak Nas, tukang kayu yang membangun Rumah KAIL. Semua kurang lebih ada lima puluh pohon. Sayangnya, pertumbuhan pohon kopi tersebut tidak seragam. Ada yang tumbuh pesat karena berada di panas matahari, ada yang tumbuh sangat lambat karena berada di bawah kerindangan pohon dan di sela semak-semak. Kopi-kopi ini ditanam tanpa pupuk kimia dan pestisida. Jadi bisa dibilang kopi di Kebun KAIL termasuk kopi organis.


Bunga Kopi
Sebelum berbuah, kopi berbunga dulu. Bunganya yang berwarna putih berumpun-rumpun. Cantiknya bak untaian melati yang menjadi hiasan mempelai perempuan. Bunga ini kemudian diserbuki oleh kupu-kupu dan menjadi buah. Buah kopi yang masih muda berwarna hijau. Lama-kelamaan warna berubah menjadi merah, ungu dan kemudian menghitam. Saat itulah kopi yang sudah tua siap dipanen.

Hmmm… tidak sabar menyeduh kopi hasil kebun Rumah KAIL.


Buah Kopi

Pelatihan Cara Berpikir Sistem untuk Mahasiswa

 Oleh: Any Sulistyowati

Pada tanggal 16-18 Juni 2016, KAIL menyelenggarakan pelatihan Cara Berpikir Sistem untuk Mahasiswa Bandung. Pelatihan ini diikuti oleh 19 orang mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di kota Bandung. Selama tiga hari mereka dipandu oleh tim trainer dan fasilitator dari KAIL.


Materi-materi pelatihan yang mereka dapatkan adalah sebagai berikut. Di hari pertama mereka mendapatkan Cara Berpikir Sistem Dasar. Di hari kedua mereka mengambil data lapangan dan menerapkan langkah-langkah yang mereka peroleh di hari pertama. Di hari ketiga mereka belajar tentang mental model dan bagaimana mental model mempengaruhi pemetaan dan analisis sistem.

Gunung Es

CLD Kebun KAIL

Selain mendapatkan materi Cara Berpikir Sistem, peserta juga diajak saling mengenal satu sama lain lebih mendalam lewat kegiatan berbagi Sungai Kehidupan, khususnya untuk kepedulian mereka. Diharapkan lewat kegiatan ini akan terbangun persahabatan yang terus berlanjut saat mereka membuat perubahan-perubahan di masa yang akan datang.

Sharing Sungai Kehidupan
Sungai Kehidupan
Berbuka puasa bersama
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini atau tertarik mendapatkan layanan pelatihan Cara Berpikir Sistem dari KAIL, silakan menghubungi kail.infomasi@gmail.com.

Mahasiswa Bandung Berkebun di Rumah KAIL

Kamis sore hari menjelang buka puasa, 16 Juni 2016, belasan mahasiswa mengisi liburan di Rumah KAIL. Mereka menjadi relawan berkebun di Rumah KAIL. Dalam kegiatan berkebun ini, peran mereka adalah menyiapkan sebuah bed yang diberi nama “bed mahasiswa”. Berbeda dengan aktivitas sehari-hari di kampus yang menggunakan kertas dan pena, di hari ini mereka bekerja dengan cangkul dan arit. Keceriaan tampak di wajah mereka saat mencangkul dan mengangkut tanah, mengisi bed dengan tanah subur, hijauan dan pupuk kandang.

Mengangkut tanah

Menyusun pembatas bed
Kebun KAIL dirancang dengan menggunakan prinsip-prinsip permakultur. Mengikuti prinsip-prinsip ini, kebun KAIL dibagi menjadi beberapa zone, mulai dari zone 0 dan 1 yang paling dekat dengan Rumah KAIL sampai ke zone 5 di pinggiran sungai yang paling jauh dari Rumah KAIL. Zone 0 dan 1 berisi tanaman-tanaman yang sering digunakan, seperti sayuran, bumbu-bumbu dan bunga-bungaan, sementara zone 5 berisi tanaman kayu keras dan bambu yang berfungsi untuk penghijauan, sumber kayu bakar dan penahan erosi. Di antara zone-zone tersebut, terdapat zone 2, 3 dan 4, yang berisi tanaman buah-buahan, kolam ikan dan bebek.


Sebelum berkebun, para relawan mendapatkan penjelasan tentang prinsip-prinsip permakultur ini. Selain belajar tentang zonasi, mereka belajar tentang pertanian yang sehat, menjaga keseimbangan alam dan mempromosikan keanekaragaman hayati lokal. Termasuk di dalamnya adalah bebas pestisida dan pupuk kimia. Mereka juga belajar tentang tahapan penyiapan lahan yang akan dilakukan di bed mereka.
Menyiapkan hijauan 
Mengisi bed dengan hijauan
Mengisi bed dengan tanah
Mereka bekerja dengan penuh semangat sambil bercanda ria. Menurut rencana, bed ini akan ditanami setelah lebaran. Mudah-mudahan saat itu hijauan dan pupuk kandang telah terurai menjadi tanah yang subur. Bahagia sekali wajah mereka saat bed mereka akhirnya jadi sebelum magrib. Kegiatan ditutup dengan berfoto bersama. Terima kasih para mahasiswa.

Setelah selesai menyiapkan bed